Minggu, 17 Agustus 2008

TENTANG SAYA, BUKU DAN SASTRA

Kemarin saya menghadiri sebuah acara rutin bulanan yang diadakan sebuah komunitas sastra di daerah saya, Lumbung Aksara. Komunitas ini memang selalu mengadakan bedah buku dan juga semacam tadarus puisi setiap kali launching buletin bulanan mereka. Sebetulnya sudah berkali-kali saya diundang, tetapi baru kali ini bisa menyempatkan diri datang. Yah, beginilah nasib seorang nomaden. Berpindah-pindah tempat dalam mencari sesuap nasi. Hidup dengan kaki berpijak diantara dua kota yang amat saya cintai, Jogja dan Kulon Progo. Begitulah, karena kecintaan dan kekaguman saya pada perjuangan kawan-kawan LA dalam menumbuhkan semangat menulis dan membaca akhirnya saya sempatkan juga untuk datang. Dan insya allah pada kali lain nantinya kalo diundang lagi saya akan datang juga.

Di sana telah hadir beberapa orang, laki-laki dan perempuan. Saya tak tahu persis nama mereka satu per satu. Hanya beberapa orang yang saya kenal, yakni Mas Marwanto, lurahnya komunitas ini. Mba Ndari dan Mas Rio yang sering saya buka-buka blognya. Mba Iszur yang sekretaris redaksinya dan juga Mas Cimeng, pemimpin umum Prasasti yang sebelumnya baru saya kenal namanya tanpa saya ketahui yang mana orangnya. Sebentar kemudian saya telah melibatkan diri dalam diskusi yang sangat menarik dengan mereka. Kebetulan waktu itu yang dibedah adalah buku Tasawuf Cinta, pengarangnya saya lupa.... Pembedahnya adalah Mas Cimeng. Amboi...saya dibuat kagum karenanya. Mas Cimeng membedah buku ini dari berbagai sisi dengan sangat brilian. Yang lain pun kemudian saling bergantian mengeksekusinya. Saya banyak menjadi penonton dalam diskusi ini, hanya sesekali menimpali. Maklumlah, jujur saja ilmu saya belum seberapa dibanding mereka. Baru mengenal sastra akhir-akhir ini saja. Membaca buku pun hanya sambil lalu dan kebanyakan ngga sampe habis membacanya. Mungkin hanya berita koran dan tabloid sepak bola saja yang saya selami benar tiap kata-katanya...hehe.

Lepas dari itu semua, saya sangat bangga diundang ke acara ini. Komunitas yang dari dulu sebanarnya saya rindukan. Komunitas yang sesuai dengan minat dan jiwa saya. Hanya karena kepentok pekerjaan dan tetek bengek yang selalu menelikung kehidupan sehari-hari sajalah saya begitu sering mengabaikannya. Ke depan saya akan sebisa mungkin membaur ke dalamnya. Membincang tentang sastra, baca dan tulis menulis dengan kawan-kawan yang saya cintai.

Sontak saya pun kemudian teringat, bahwa dulu waktu SD sebenarnya saya juga pernah juara lomba baca puisi. Tingkat kecamatan atau apa saya agak lupa. Dan di waktu SMA beberapa tulisan juga pernah nyanthol di koran. Honornya kala itu cukup lumayan. Untuk beli bakso tiga porsi plus sebungkus rokok masih sisa. Hanya karena keadaan dan jalan hidup yang membuat saya kemudian melupakan dunia yang sebenarnya sangat saya cintai ini. Saya ada bakat ke arah itu : D.

Kini, di saat kehidupan saya mulai tertata rapi ( ...lha apa ki, kaya panganan wae ??). Banyak kawan dengan minat yang serupa. Plus kemajuan teknologi yang semakin canggih, seperti internet dan semacamnya. Saya akan berusaha kembali mengembalikan dan mengasah kemampuan saya. Menulis dan membaca sesempat mungkin. Kalo dulu, membaca hanya buku-buku yang ngepop kini akan saya usahakan yang bermutu dan bernilai sastra. Kalo sekarang, menulis hanya dari balik bilik-bilik warnet, kini akan saya usahakan dan resapi sebaik mungkin. Siapa tahu mungkin nanti ada media yang mau memajang tulisan saya...hehe.

Akhirnya, saya ucapkan selamat kepada Lumbung Aksara atas eksistensinya selama ini. Semoga kita dapat selalu menggelorakan semangat baca tulis di sekitar kita. Membaca menulis menjaga hidup. Siapa tahu disini nanti akan lahir seorang penulis atau sastrawan hebat semacam Pramoedya atau Rendra. Ya...siapa tahu ??!

BeeNet, 17-08-08

Rabu, 13 Agustus 2008

PREDIKSI


Gelaran liga terbaik di dunia, Liga Inggris, pekan depan akan dimulai. Banyak transfer telah berlangsung. Ada pemain yang masuk dan ada yang keluar. Banyak pula bibit-bibit muda potensial yang akan berkembang. Pelatih-pelatih top pun mulai memutar otak mengatur strategi. Pokoknya, setiap kesebelasan telah menyiapkan amunisinya sedemikian rupa. Tetapi sayang, kita akan gigit jari kembali. Tak bisa menonton secara langsung aksi-aksi indahnya tiap akhir pekan. Menurut kabar, hak siar di Indonesia kembali dipegang Astro. Hanya yang berduit dan berlanggananlah yang puas menikmatinya.

Disini, saya tidak akan panjang lebar berbicara liga Inggris dengan segala pernak-perniknya. Sudah banyak koran, majalah, situs-situs olahraga yang mengupasnya dengan detail. Baca saja dari situ…hehe. Saya hanya akan memprediksi siapa saja yang akan berjaya dan menjadi pecundang di musim depan plus top scorer nya. Tentang keakuratan prediksi saya, nanti di akhir kompetisi bisa Anda lihat sendiri. Inilah prediksi saya :

Peringkat 6 besar Liga Inggris 2008/2009 :

  1. Manchester United

  2. Liverpool

  3. Arsenal

  4. Chelsea

  5. Totenham Hotspur

  6. Newcastle United

Yang akan terdegradasi :

  1. Portsmuth

  2. Blackburn Rovers

  3. Bolton Wanderers

Top scoorer :

  1. Fernando Torres ( Liverpool)

  2. Cristiano Ronaldo ( MU )

  3. Robbin van Persie ( Arsenal )

Satu lagi prediksi saya. Di pertengahan musim pelatih Chelsea asal Brasil Luis Fellipe Scholari akan dipecat kerena gagal mengangkat perfoma tim. Gaya samba Brasil tak cocok untuk sepakbola Britania Raya.

Akhirnya, saya ucapakan selamat menonton kembali liga-liga dunia. Selamat begadang. Selamat ber-prediksi ria. Salam olahraga. Bravo sepak bola…..

Giant, 13-08-08

Senin, 11 Agustus 2008

PATAH HATI



Bagaimana rasanya orang yang patah hati ? Secara langsung mungkin saya belum pernah merasakannya. Saya terlalu santai untuk hal-hal seperti itu. Tetapi sejauh pengamatan dan penyelidikan saya, patah hati atau bahasa bulenya broken heart ternyata bisa berdampak luar biasa. Menghilangkan nalar dan akal sehat. Entah itu patah hati karena ditolak cintanya oleh kekasih impian, cita-citanya tak kesampaian ataupun juga mungkin gagal dalam mendapatkan pekerjaan idaman. Semuanya terkadang membuat bumpet pikiran dan berakhir dengan perbuatan nekad.

Lihat saja fakta-fakta ekstrem berikut ini. Kawan saya pernah menenggak baygon dan berkali-kali ingin menabrakkan diri ke kereta api karena kekasih impiannya dijodohkan orang tuanya kepada pria lain. Mbak Parmi sampe tua ngga kawin-kawin karena trauma pernah dikecewakan oleh pacar-pacarnya dulu. Mas Romi kerjanya hanya melamun dan hampir seperti orang gila karena diputus pacarnya. Atau juga yang ini, seorang perempuan yang melacurkan diri dan bersumpah untuk menghancurkan setiap biduk rumah tangga gara-gara rumah tangganya dulu hancur lebur akibat suaminya serong dengan perempuan lain.

Fakta diatas adalah yang berkaitan dengan cinta, hubungan laki perempuan dan semacamnya. Sedang patah hati karena cita-cita ngga kesampaian mungkin adalah seperti yang dialami Mas Pardi kenalan saya. Gara-gara cita-citanya ingin menjadi polisi tak kesampaian ia menjadi gila beneran. Berkeliaran di jalanan sambil memakai seragam mirip polisi, bertingkah laku ala polisi lalu lintas mengatur jalan raya. Lelaki ini benar-benar shock berat. Selain gagal menjadi penegak hukum, ia juga telah kehilangan puluhan juta rupiah untuk sogokan. Padahal itu adalah uang hasil menjual tanah warisan milik keluarganya. Meski banyak slogan anti KKN di negeri ini tetapi sudah menjadi rahasia umum pada prakteknya adalah nol besar.

Maka begitu melihat berita di tv bahwa di suatu daerah ada kejadian seorang mantan calon bupati yang gagal dalam pilkada kemudian menjadi gila, ingin bunuh diri, mencak-mencak di jalanan hanya memakai cawat kemudian akhirnya berlabuh di rumah sakit jiwa. Hati saya benar-benar miris. Sang mantan calon kepala daerah ini merasa dikhianati oleh konstituennya, padahal ia telah menghamburkan begitu banyak rupiah sampe terjebak hutang yang menggunung. Perusahaannya pun gulung tikar. Sontak saya berpikir, betapa banyak yang patah hati di sekitar kita ?!

Mungkinkah watak bangsa kita yang terkenal santun dan ramah berubah menjadi beringas dan gila kerusuhan ini akibat patah hati ?? Banyak hal kalo dipikir-pikir yang layak membuat kita sebagai rakyat kecil patah hati dan kecewa kepada pemimipin-pemimpin kita. Janji-janji manis dulu sewaktu kampanye seperti dilupakan begitu saja setelah mereka naik ke atas. Habis manis sepah dibuang, mungkin peribahasa yang tepat untuk menggambarkannya. Di saat rakyat kecil begitu susahnya untuk mendapatkan secuil makanan, para pemimpin kita malah sibuk menghambur-hamburkan uang. Lihat saja wakil-wakil kita di parlemen itu. Kalo tidak tidur kerjanya cuma plesiran ke luar negeri atau malah main perempuan. Layak kan, kalo kita patah hati ?

Maka, mungkin adalah logis kalo ada buruh yang ngamuk !? Mereka sedang patah hati. Janji-janji tentang kehidupan yang lebih baik, lapangan kerja yang melimpah, tidak mereka rasakan pada akhirnya. Malah pemutusan hubungan kerja dimana-mana yang terjadi. Tenaga kerja tetap dikurangi diganti siatem kontrak. Begitu juga dengan kedatangan banyak tenaga kerja asing seakan menutup kesempatan kita untuk mencari sesuap nasi di negeri sendiri. Lihat saja fakta yang lebih nyleneh ini (maaf): untuk menjadi psk kelas atas saja perempuan-perempuan kita kalah bersaing dengan psk-psk ekspatriat dari daratan Cina dan Eropa Timur yang mengalir deras di negeri ini…

Mungkin adalah logis juga kalo ada petani yang berang sebab tanah-tanah mereka digusur hanya untuk kepentingan segelintir orang ?! Petani, yang merupakan bagian terbesar dari negeri kita, sepertinya harus selalu dikecewakan oleh penguasa negeri ini dari dulu. Tidak hanya kesejahteraan hidupnya yang terabaikan tapi kini lahan-lahan mereka sedikit demi sedikit telah dilalap gedung-gedung dan pabrik-pabrik. Tidakkah terpikir oleh para penguasa bagaimana ketahanan pangan negeri ini nantinya akan terjaga ??

Maka, bila ada survey yang menyatakan tingkat kepercayaan rakyat negeri kita tercinta ini kepada penyelenggara negaranya amatlah rendah. Tentulah itu wajar dan logis. Dan bila jumlah golput pada pemilu yang akan datang melonjak tajam, itu juga amatlah logis dan wajar. Mereka sudah patah hati. Patah hati pada segala-galanya. Sudah 63 tahun merdeka, tapi kemakmuran tak kunjung tiba. Hanya nestapa yang selalu mendera.

Sepertinya, saya yang dulu menepuk dada : tidak ada kata patah hati dalam kamus hidup saya. Kini harus meralat jauh-jauh ucapan itu. Di kolong langit Indonesia Raya ini, siapa yang belum pernah patah hati ? Saya adalah salah satu dari bagian panjang rakyat negeri ini : REPUBLIK PATAH HATI !!


Radja, 11-08-08

Sabtu, 09 Agustus 2008

MBAH IM AWARDS

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat oleh-oleh dari kawan
blogger semacam awardlah. Menurutnya mungkin blog saya yang amburadul ini cukup memberi inspirasi. Atau mungkin dia malah kasihan kepada saya, melihat dari hari ke hari kerjanya cuma ngeblog dan tulisannyapun hanya itu-itu saja tak banyak berkembang…hehe. Lepas dari itu semua, saya ucapkan terima kasih atas apresiasinya. Semoga ini akan memotivasi saya untuk meningkatkan kadar kulaitas blog ini.

Kemarin, ketika bertamu ke blognya si Joell de Franco
, topik yang diangkat juga tentang award semacam ini. Wah ternyata award-awardan juga mulai merayapi dunia blogger tidak hanya melulu kaum selebritas. Saya jadi tersadar bahwa dunia tulis menulis digital ini telah mengalami perkembangan pesat. Banyak blogger-blogger baru bermunculan. Tulisan dan tampilan lay outnya pun sangat ciamik. Topiknya juga beragam mulai dari politik, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan populer dan juga semacam diarry atau buku harian. Tak ketinggalan juga yang berbau xxx atau cuma main-main semata. Pokoknya ramelah..!

Selain tulisan dan wawasan berkembang, banyak manfaat yang saya rasakan setelah mejadi blogger. Saya seperti mendapat spirit baru dalam hidup. Berkunjung dari satu blog ke blog lain. Membaca tulisan satu ke tulisan yang lain, membuat cakrawala pandang saya menjadi luas dalam memandang kehidupan. Jalinan silaturahmi dan perkenalan pun semakin meningkat. Sebelumnya saya tidak menyangka sedikitpun dapat berkomunikasi dengan orang-orang besar. Kini, lewat blog, saya dapat berkomunikasi dan bertukar sapa dengan orang-orang yang saya kagumi. Saya jadi mengenal Indrian Koto
, cerpenis yang kesohor. Atau juga ,mas Marwanto
kolumnis dari Kulon Progo yang tulisannya bertebaran di media massa.

Saya jadi ingat, awal-awal saya ngeblog. Pengetahuan saya tentang komputer amatlah pas-pasan apalagi untuk membuat blog. Mengetikpun saya masih canggung. Menjalankan mouse juga sering meleset. Lewat pembelajaran otodidak, banyak bertanya, banyak mencoba dan semangat yang pantang menyerah akhirnya saya mulai akrab dengan komputer. Untuk ukuran buruh toko, prestasi saya hingga kini sudah cukup lumayanlah…hehe.

Dan ikut latah seperti kawan-kawan blogger yang lain, kali ini saya juga akan berbagi award kepada mereka-mereka yang telah memberi banyak inspirasi kepada saya dalam ngeblog. Karena masalah waktu dan tempat tidak semua blogger dapat saya sebutkan satu per satu. Semoga ini tidak mengurangi rasa hormat dan kagum saya kepada kawan-kawan blogger yang lain.

  1. Selepas Lautan

Ini adalah blog milik Fajar “fafa” Ayuningtyas, seorang store admin yang berdomisili di Kulon Progo. Secara lay out blog ini merupakan salah satu yang terbaik diantara yang pernah saya kenal. Maklumlah, ia cukup mumpuni dalam bidang ini. Lama bekerja di warnet dan seorang programmer pula. Tulisan di dalamnya pun cukup menarik dan berkualitas. Banyak bernuansa anak muda dan nyastra, terutama puisinya top abis. Maklumlah ia juga seorang penyair. Jujur saya akui, awal ketertarikan saya ngeblog adalah berawal dari mbanya ini. Saya terkagum-kagum dengan sosoknya yang sederhana dan tulisannya yang bagus-bagus. Kalo belum ada yang punya pasti akan saya jadikan pacar saya…:D (maaf mas dhie…ini just kidding lho…hehe)

  1. Jangkrik Ngerik

Ini adalah blog milik Landung ”lepek” Widodo, seorang multi talent dari Kulon Progo. Secara lay out memang agak amburadul tetapi secara content sangatlah jempol. Berisi puisi, geguritan dan tulisan-tulisan lain yang disajikan secara jujur, jenaka, sederhana dan kadang menyentil sana-sini. Mungkin postingan di blog ini agak tersendat-sendat, sebab tergantung kondisi keuangan yang punya blog…hehe. Lepas dari itu, saya sangat salut dengan masnya ini, yang mampu menyajikan tulisan-tulisan tanpa konsep, mengalir begitu saja, dan hasilnya pun enak dibaca pula.

  1. Aksara Rasa

Ini adalah blog milik Imam “pamungkazz” Subekti, seorang pengusaha angkringan dari Kulon Progo. Secara lay out blog ini sangat rame dan mengasyikan pandangan mata. Berisi kumpulan puisi dengan tema yang beragam. Membaca blog ini saya jadi teringat Sejuta Puisinya Hasan Asphahani
. Satu yang sangat saya kagumi dari sosok muda ini adalah semangat dan keuletannya yang luar biasa dalam merengkuh cita-cita.

  1. Humbrew

Ini adalah blog milik Agus “kenthus” Priyono, seorang teknisi komputer dari Kulon Progo. Sosoknya yang misterius dan lebih suka bermain di belakang layar membuat saya enggan untuk mengupasnya lebih lanjut. Postingan di blognyapun sudah lama menghilang satu per satu tanpa sebab yang jelas.

  1. Sketsa Jagad

Ini adalah blog milik Akhiriyati “Ndari” Sundari, seorang sastrawan dari Kulon Progo. Lay outnya sangat sederhana tetapi itu malah membuat kita dapat mencerna dengan baik tulisannya yang berbobot dan berkulitas. Saya tidak begitu mengenal dekat sosok mbanya yang satu ini, tetapi kemampuannya menulis memang sudah melampaui kita-kita yang baru belajar menulis ini.

Demikianlah mungkin sekiranya para blogger yang layak menerima Mbah Im Award, tanpa mengurangi respect saya pada blogger yang lain :D. Bila kesemua blogger diatas adalah kawan-kawan dekat saya, itu bukanlah KKN atau semacamnya karena memang merekalah yang lebih saya kenal dari dekat.

Akhirul kata, HIDUP BLOGGER INDONESIA !!

Radja, 09-08-08

Jumat, 08 Agustus 2008

NEGERI 1001 GOYANG


Alkisah, tersebutlah sebuah negeri di jagad mayapada ini bernama Nusa Goyang. Negeri indah permai dengan keanekaragaman budaya yang luar biasa. Disini, karena penduduknya yang sangat welcome dan terbuka, budaya asli yang adiluhung dapat menyatu dengan mudah dengan budaya asing yang masuk dari luar sehingga terciptalah bermacam-macam budaya baru yang lebih ngepop dan mengikuti perkembangan zaman. Maka demikianlah, semakin beragam dan mempesonalah khazanah budaya di negeri ini.

Dan sesuai dengan namanya, Nusa Goyang, maka negeri ini begitu memuja tari-tarian terutama yang banyak memainkan liukan tubuh, hentakan dada serta permainan pinggul dan pantat yang aduhai. Bermacam variasi tarian diciptakan. Bermacam musik pengiring diaransir. Anak-anak sampai orang dewasa begitu bangga dan terpesona dengan kedahsyatan seni goyang negerinya. Mereka berani menepuk dada bahwa tarian dan goyangan negerinya lebih hot dan seksi dibanding samba dari Brasil atau juga tango dari Argentina. Pun juga dengan negeri asal-asul mereka mengadopsi budaya ini, India.

O…ya, saya lupa menyebutkan nama seni goyang negeri ini. Namanya NdangNdut ( bukan dangdut loh ). Begitulah, seni NdangDut menjadi amat populer dan digemari di negeri Nusa Goyang. Setiap perempuan selalu bercita-cita ingin menjadi penari atau penyayi Ndangdut. Setiap anak kecil bila ditanya, “Apa cita-citamu kelak, nak ?” Pasti kebanyakan dari mereka menjawab, “Menjadi penari NdangNdut !” . Orang tua pun akan bengga bila kelak anak perempuannya menjadi penari dangdut yang kesohor. Seorang lelaki akan naik derajatnya bila mampu menyunting penari Ndangdut. Bahkan, seiring dengan angin demokrasi yang mulai kencang bertiup di negeri ini, seni NdangNdut sering digunakan untuk menarik simpati massa pada kampanye-kampanye partai politik. Singkat kata, NdangNdut dan segala aktivitas yang melingkupinya memperoleh status dan kasta tertinggi di negeri ini.

Maka tak ayal lagi, banyak gadis-gadis belia semenjak dini sudah diajari tarian NdangNdut. Setelah dewasa nanti mereka siap berkompetisi lewat ajang pencarian bintang yang marak di negeri ini. Seakan tak ada habis-habisnya, selalu saja bermunculan bintang-bintang baru. Setelah pamor bintang lama meredup, maka lahirlah bintang-bintang baru yang lebih fresh dan lebih hot goyangannya. Begitu seterusnya…

Dan dimasa sekarang, begitu banyak nama-nama penari NdangNdut dengan goyang khasnya yang kondang ke seantero negeri. Sebut saja, Menul Balatista dengan goyang ngebornya. Dewi Plesik dengan goyang gergajinya. Puput Permatahati dengan goyang patah-patahnya, and many more…yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Mereka menjadi idola yang menyihir jutaan rakyat negeri Nusa Goyang.

Seakan tak mau kalah, pada suatu ketika bumi tempat meraka berpijakpun mulai keranjingan goyang. Berkali-kali tanpa diduga, bumi kebelet bergoyang. Dan gayung pun bersambut, laut yang partner bumi pun mulai memamerkan tariannya. Jadilah mereka mencipta sebuah koreografi tarian dan goyangan yang maha dahsyat tak tertandingi keindahannya oleh siapapun. Penduduk Nusa Goyang pun bersorak kegirangan. Mereka berlarian keluar dari rumah masing-masing dengan tawa nan gembira…

“Horee…Hooree…Goyang terus. Goyang terus….Lindu…lindu…lindu…Tsunami…tsunami……!!”

Begitulah, sepenggal cerita dari Nusa Goyang, negeri 1001 goyang…..

BeeHappy.net, 08-08-08.

Kamis, 07 Agustus 2008

PENANTIAN SAYA...

Perkenalkan saya Roy, si kapak maut. Saya adalah terpidana mati beberapa kasus kriminal besar. Saat ini hati saya sedang berbunga-bunga menanti eksekusi hukuman mati. Yah…ini momen yang benar-benar saya tunggu. Setelah bertahun-tahun malang melintang di dunia hitam berlumur darah dan dosa, ini adalah akhir perjalanan panjang saya. Saya telah bertobat dan siap untuk bertemu kekasih sejati saya. Tuhan saya. Dzat yang mencipta dan memberi kekuatan kepada saya hingga seperti ini.

Tapi lihatlah kawan !? Saya seperti menghitung hari. Mereka sengaja mengulur-ulur waktu. Ribut dan berseteru tiada henti tentang perlu dan tidaknya hukuman ini. Berbicara tentang HAM. Berbicara tentang cara dan metode yang pas bagi saya untuk mati. Berbicara tentang rentetan undang-undang dan aturan-aturan hukum yang di negeri ini sudah terkenal bukan main ruwetnya. Saya benar-benar gundah. Akankah penantian saya ini semakin panjang seperti kawan-kawan saya di jeruji lain. Mereka sudah divonis mati tetapi eksekusi baru dilakukan berpuluh-puluh tahun kemudian. Bahkan banyak dari mereka menjemput ajal sebelum eksekusi dilaksanakan.

Kawan ?! Mungkin kalian berpikir saya tidak bahagia dengan hukuman ini. Tidak kawan. Saya bahagia dengan hukuman mati ini. Benar-benar bahagia! Tetek bengek tentang peninjauan kembali perkara, grasi dan semacamnya adalah ulah pengacara-pengacara saya yang memang ingin cari popularitas agar di kemudian hari dapat mengeruk rupiah dari dompet tebal para koruptor yang tersandung berbagai perkara. Dengar kawan...kalian tidak seberuntung saya. Tanpa menjalani ini, mungkin kalian suatu saat bisa mati dalam keadaan yang lebih hina daripada saya. Mati dalam keaadaan dosa dan belum sempat bertobat. Sedang saya adalah orang yang sangat beruntung di dunia ini. Setelah sekian lama bergelut di lembah hitam. Membunuh dan memperkosa sepuasnya. Kini, saya menerima anugerah hukuman mati. Anugerah yang membuat langkah saya ke depan dapat saya prediksi dan kira sedemikian rupa. Saya dapat menebak kapan saya akan mati. Saya dapat bertobat sebelum mati. Saya dapat berdoa sepuasnya sebelum mati. Dan di kala saya nanti menjemput ajal, ada seorang rohaniawan yang mendampingi saya. Menuntun saya menemui kekasih hati saya…

Tapi lihatlah sekali lagi kawan. Janji tinggalah janji. Hari bahagia itu serasa semakin melamat. Saya begitu merana disini. Penantian saya semakin panjang tiada berkesudahan. Tolonglah saya kawan! Saya sangat rindu berjumpa dengan kekasih saya….

Scorpio.net, 07-08-08

Sabtu, 02 Agustus 2008

PEMBELAJARAN DARI KASUS RYAN




Jombang, kota santri di Jawa Timur sontak menjadi terkenal. Ini tak lepas dari sepak terjang salah satu warganya, Verry Idham Henyansyah atau lebih terkenal dengan nama Ryan. Pemuda pendiam ini mencetak rekor sebagai jagal nomor satu di tanah air. Pembunuhan berantai yang dilakukannya sejauh ini telah menelan korban sebelas orang dan mungkin masih bisa bertambah lagi mengingat pemeriksaan oleh polisi sedang berlangsung. Alhasil, rumah tempat Ryan mengubur korban-korbannya menarik perhatian banyak orang. Setiap hari orang berjubel sekedar menengok lokasi pembantaian sang jagal berwajah lembut tersebut.

Maka demikianlah, Jombang yang terkenal sebagai kota kaum sarungan. Tempat cikal bakal lahirnya organisasi Islam terbesar di dunia, Nahdhatul Ulama. Tempat lahirnya para pemikir dan politisi hebat negeri ini seperti Gus Dur, Cak Nur, Cak Nun, Muhaimin Iskandar ataupun Syaifullah Yusuf ternyata bisa juga melahirkan tokoh antagonis seperti Ryan.

Lalu apa yang menarik dari kasus horor ini? Menurut saya ada beberapa pembelajaran penting yang dapat diambil dari sini :

Pertama, pemahaman agama yang baik serta lingkungan yang religius belum tentu membuat jiwa dan mental sesorang berjalan dengan normal. Ini bisa dilihat dari sosok Ryan yang seorang guru ngaji dan dibesarkan di lingkungan santri. Lalu apa yang membuatnya menjadi seorang psikopat seperti itu ? Ada beberapa sebab yang mungkin menjadi pemicunya. Kurangnya komunikasi dengan orang tua salah satu diantaranya. Ini dapat dilihat dari pengakuan kedua orangtuanya bahwa ia tidak tahu tentang kelakuan anaknya yang menyimpang (atau jangan-jangan malah mereka memang menyembunyikan perbuatan anaknya itu ) . Komunikasi yang kurang membuat seorang anak merasa terasingkan bila menemui suatu masalah. Hal ini memudahkan ia masuk ke pikiran atau komunitas lain yang mau menerimanya. Pelampiasan dari rasa terabaikan ini membuat ia merasa bangga melakukan sesuatu yang berbeda dengan orang lain. Pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan merupakan wujud eksistensinya di dunia. Bahwa ia memang ada dan bisa membuat kejutan yang tak mungkin dilakukan orang lain.

Kedua, orientasi seksual Ryan yang seorang gay mau tak mau membuat mata dan pikiran kita terbuka bahwa banyak orang-orang seperti itu disekitar kita. Selama ini kita seperti mengabaikan dan menutup mata terhadap mereka. Sudah selayaknya kita merangkul dan membawa mereka kembali ke jalan yang benar. Walau banyak psikolog mengatakan bahwa gay dan dan juga lesbian bukan penyakit jiwa melainkan kecenderungan orientasi seksual yang menyimpang, menurut hemat saya sebagai orang yang masih berpegang teguh dengan kaidah agama dan mengedepankan logika, hubungan sejenis bukanlah sesuatu yang tepat bagaimanapun itu bentuknya. Bagaimana nanti dengan kelangsungan hidup umat manusia bila kehidupan seperti ini terus berlangsung. Tentu kita tidak ingin menerima azab seperti umat nabi Luth yang kesohor di kitab suci itu bukan ? Janganlah kita jauhi mereka. Pendekatan dengan hati sudah selayaknya kita lakukan sedikit demi sedikit.

Ketiga, pemuatan berita secara besar-besaran dan terus menerus sepanjang hari oleh berbagai media khususnya televisi membuat saya jadi berpikir bahwa kita sebenarnya sedang dicekoki virus Ryan. Di era informasi yang semakin terbuka ini sudah sepatutnyalah kalangan media bersikap arif dalam menayangkan berita. Media harus bisa membuat kemasan berita dengan bahasa yang santun tanpa membesar-besarkan fakta. Waktu jam tayang juga harus diperhitungkan. Apa jadinya nanti bila anak-anak atau adik-adik kita yang masih kecil malah terpesona dan mengidolakan tokoh semacam Ryan ini.

Keempat, berbagai peristiwa menggemparkan seperti kasus Ryan ditambah beberapa fenomena alam yang terjadi belakangan ini membuat saya berpikir tentang hari akhir. Mungkinkah dunia telah menjelang kiamat. Menurut beberapa literature agama yang sekilas pernah saya baca, kita sekarang ini memang hidup di fase akhir zaman. Hilangnya rasa malu dan kehidupan beragama yang terus menurun diantara umat manusia akan menggiring kita ke lubang kiamat lebih cepat. Bukankah begitu ?

Demikianlah mungkin beberapa pembelajaran yang dapat diambil dari kasus ini. Manusia yang sempurna bukanlah manusia yang selalu benar dalam segala hal tetapi adalah manusia yang mau belajar pada alam dan setiap fenomena kehidupan yang terjadi kemudian bisa mengambil hikmahnya dari situ….

Radjanet, 02-08-08